Rvqinc’s Weblog (beta)

Continuous effort—not strength or intelligence—is the key to unlocking our potential

Archive for the ‘Film’ Category

Heath’s Joker

Posted by rvqinc on September 3, 2008

I believe… whatever doesn’t kill you simply makes you… stranger.

Dan BLAR, Joker hadir, kata dari Friedrich Nietzsche yang sebenarnya stronger menjadi stranger di bawah Joker, salah satu penjahat terbaik sepanjang masa, kalau bukan dia yang menduduki peringkat teratas. Mengejutkan melihat kedalaman akting dari Heath Ledger sebagai Joker di The Dark Knight, terutama jika melihat film-filmnya yang lalu seperti A Knight Tale dan Brokeback Mountain. Keraguan banyak orang langsung datang seketika Christopher Nolan (sutradara), menunjuk Heath menjadi Joker, peran yang pernah solid dibawakan oleh Jack Nicholson di Batman karya Tim Burton.

Nolan memang berperan penting dalam membuat The Dark Knight menjadi salah satu sekuel terbaik sepanjang masa, teknik penyutradaraannya yang dipenuhi kejutan-kejutan dengan cerita yang tidak bisa ditebak kembali diperlihatkannya di film ini, hal ini sangat mampu membuat penonton terus menyimak jalannya film meskipun waktu diputar film ini yang tergolong panjang, 2 jam 32 menit. Semua aktor dari Batman(Christian Bale), Joker(Heath Ledger), Harvey Dent(Aaron Eckhart) sampai James Gordon(Gary Oldman) mampu dibuat Nolan menunjukkan kualitas akting terbaiknya. Pada setiap adegan, Nolan mampu membuat penonton bertanya-tanya akan apa yang dilakukan oleh aktor-aktor tadi, dan menemukan ketegangan seorang psikopat ketika Joker muncul di layar.

Heath Ledger sendiri menghabiskan waktu tidak kurang dari sebulan mengurung dirinya di kamar hotel untuk merubah dirinya menjadi Joker, suara, gaya bicara dan bahasa tubuhnya benar-benar hilang dalam perannya ini. Meskipun seharusnya perasaan sedih ada saat menyaksikan penampilan terakhirnya ini, tapi perasaan itu akan tenggelam begitu saja saat melihat Joker, karena dirinya hilang sepenuhnya ke dalam tubuh Joker. Yang kita lihat malah seorang maniak berotak profesor dengan wajah yang dipenuhi bedak putih tidak teratur dengan luka pada bibirnya yang diberi warna merah.

Wanna know how I got these scars? My father was….a drinker. And a fiend. And one night he goes off crazier than usual. Mommy gets the kitchen knife to defend herself. He doesn’t like that. Not. One. Bit. So, me watching, he takes the knife to her, laughing while he does it. Turns to me and he says “Why so serious?” Comes at me with the knife,“Why so serious?” He sticks the blade in my mouth. “Lets put a smile on that face!” And….. Why so serious?

Penjahat-penjahat di Gotham yang pada awalnya bisa melakukan apa saja tanpa aturan pada malam hari, menjadi takut untuk keluar, hanya dengan melihat simbol Batman di langit. Batman yang mulanya ingin membantu meletakkan keteraturan di Gotham telah berubah menjadi simbol hukum, keadilan dan keteraturan itu sendiri. Dan disinilah letak dari masalahnya, Batman bertindak seakan-akan dia sosok yang bertindak di atas hukum itu sendiri, yang bisa menginjak-injak hukum di manapun semaunya.

My plan’s simple…KILL the Batman

Film ini, The Dark Knight, bisa dibilang merusak semua film-film superhero yang ada. Alur cerita superhero yang standar dimana biasanya yang berhadapan adalah superhero melawan monster, di bawa ke kedalaman baru oleh Nolan menjadi keteraturan melawan kerusakan, order versus chaos. Mau tidak mau semua orang akan mengingat The Dark Knight ketika melihat film-film superhero yang lain, entah film superhero sebelum atau sesudahnya. Standar yang telah diletakkan The Dark Knight begitu tinggi, yang mungkin akan sulit ditaklukkan dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Posted in Film | Tagged: | Leave a Comment »